Apa Itu Brand Equity: Penjelasan dan Elemen Dalam Brand Equity
Apa itu brand equity? Bisa dibilang brand equity atau ekuitas merek adalah nilai lebih yang dimiliki oleh bisnis kamu dibandingkan dengan kompetitor kamu.
Ekuitas bisnis sendiri adalah komponen penting dalam membangun brand dari suatu bisnis.
Karena dengan memiliki brand equity yang positif, dijamin konsumen kamu juga akan memberikan kepercayaan mereka terhadap produk dari brand kamu.
Nah, kalo kamu masih bingung tentang brand equity langsung aja simak penjelasan dari MinMom dibawah ini!
Table of Contents
ToggleApa Itu Brand Equity?
Seperti yang udah MinMom jelasin diatas, ekuitas merek adalah nilai lebih yang bisa bisnis kamu tawarkan ke konsumen kamu dibandingkan dengan kompetitor kamu.
Dengan meningkatkan ekuitas merek dari brand kamu, konsumen kamu akan tetap mau membeli produk atau menggunakan jasa dari brand kamu meskipun harganya lebih mahal.
Sebagai contoh, produk-produk Apple akan selalu jadi pilihan banyak orang meskipun banyak kompetitor yang menawarkan produk dengan harga yang lebih murah.
Belum lagi kompetitor-kompetitor Apple juga bukan sembarangan, seperti Samsung, Xiaomi dan beberapa merek handphone yang lainnya.
Nah, brand equity ini juga banyak dipengaruhi oleh persepsi dan juga pengalaman dari konsumen selama membeli ataupun menggunakan jasa dari brand kamu, nih!
Jadi, brand equity ini gak melulu soal produk, tapi juga memberikan value lebih terhadap konsumen kamu yang dapat membangun persepsi kalau brand kamu memang lebih unggul daripada pesaing.
Baca Juga: “13 Cara Branding Produk Yang Tepat dan Efektif“
Elemen Dasar Dalam Brand Equity
Meningkatkan brand equity memang bukan satu hal yang mudah, terlebih lagi harus menjaga kepercayaan konsumen terhadap brand kamu dalam jangka panjang.
Nah, ada beberapa elemen dalam brand equity yang bisa kamu gunakan untuk membangun dan menjaga stabilitas brand equity dari bisnis kamu.
Cek penjelasannya dibawah!
1. Brand Awareness
Elemen ekuitas merek yang pertama adalah brand awareness atau kesadaran merek yang mengacu pada sejauh mana konsumen mengenali merek kamu.
Brand awareness sendiri adalah langkah awal menuju ekuitas merek yang solid.
Kamu bisa memulai untuk membangun kesadaran merek kamu dengan membuat website, akun media sosial dan memberikan konten-konten yang relevan dengan topik yang terkait dengan bisnis kamu.
2. Brand Association
Elemen ekuitas merek yang selanjutnya adalah brand association.
Brand association sendiri adalah hubungan dan konsep yang terbentuk oleh konsumen terhadap suatu merek.
Nah, brand association sendiri mencakup atribut, value, image serta ide-ide yang terkait dengan brand kamu.
Bisa dibilang, brand association ini adalah persepsi unik dari konsumen yang membedakan suatu merek.
Contohnya, kalo kita ngomongin merek mobil Rolls-Royce, yang terbesit di benak kita pasti adalah kualitas, mewah dan juga eksklusif.
Nah, dengan membangun asosiasi merek yang positif, kamu pun bisa memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan di pasar.
3. Perceived Quality
Selain menggunakan strategi-strategi branding diatas, kamu juga perlu memberikan kesan ke konsumen kamu terhadap produk-produk kamu.
Dengan mencari tahu tingkat kepuasan konsumen terhadap produk-produk kamu serta alasannya, kamu bisa terus evaluasi dan memperbaiki kualitas dari produk-produk kamu, nih.
Nah, perceived quality ini penting banget karena menyangkut dengan produk atau layanan yang bisnis kamu tawarkan untuk mendapatkan kesan positif ke konsumen dan meningkatkan customer experience.
Baca Juga: “Peran Branding Dalam Bisnis“
4. Brand Loyalty
Yang selanjutnya ada brand loyalty yang adalah kesetiaan konsumen terhadap merek tertentu yang terbentuk dari persepsi positif yang terbentuk di benak konsumen.
Nah, kalo kamu sudah sampai di tahap ini, konsumen kamu akan terus membeli dan menggunakan produk ataupun jasa yang brand kamu tawarkan, nih.
Dan biasanya konsumen akan susah untuk beralih ke kompetitor meskipun di imingi harga yang lebih murah.
Nah, salah satu keuntungan yang lain yaitu dengan brand loyalty yang sudah terbentuk, hubungan brand kamu dengan pelanggan kamu juga akan lebih awet.
5. Property Brand Assets
Nah, elemen terakhir dari brand equity adalah property brand assets.
Property Brand Assets sendiri adalah serangkaian aset yang termasuk dalam identitas dari brand kamu.
Nah, hal ini termasuk di dalamnya seperti logo, pemilihan warna, tagline atau slogan, dan juga tipografi tertentu.
Jika semuanya sudah sejalan, proses membangun brand equity pun akan lebih mudah karena identitas dari brand kamu otomatis akan lebih mudah diingat.
Nah, itu dia penjelasan tentang apa itu brand equity sekaligus dengan elemen-elemen dalam brand equity yang harus kamu tau!
Nah, kalo kamu masih bingung tentang ekuitas merek dan mau membangun ekuitas merek yang baik, kamu bisa banget gunakan jasa branding dari Build Momentum!
Build Momentum adalah branding agency di Jakarta yang udah berpengalaman dalam proses branding.


